Skip to main content

Cara Mengurangi Beban Loading Iklan Adsense

Cara Mengurangi Beban Loading Iklan Adsense - Pada setiap script aba-aba unit iklan adsense dilengkapi dengan file javascript external [<script async src="//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"></script>] dan bila pada sebuah situs web dipasang 4 slot iklan biasanya akan memasang 4 javascript external adsense juga. Hal tersebut tentunya akan menyebabkan loading situs menjadi lebih lambat lantaran browser akan mengunjungi dan memuat semua javascript external adsense tersebut tanpa terkecuali. Untuk mengatasi loading lambat tersebut ada beberapa trik yang sanggup diterapkan ke situs web tanpa melanggar hukum yang berlaku kepada publisher adasnse.
Cara Mengurangi Beban Loading Iklan Adsense Cara Mengurangi Beban Loading Iklan Adsense
Cara Mengurangi Beban Loading Iklan (Ads)
Sebelum ke topik pembahasan dan tutorial "mengurangi beban loading iklan adsense" saya sangat menyarankan untuk menguji kecepatan loading situs web dengan tool seo analizer + speed via seocentro. Kemudian catat score speed loading dan terapkan metode berikut ini, sehabis itu silahkan uji kembali speed score loading situs web anda.

Pertama silahkan pasang aba-aba unit auto ads lengkap di bawah tag <head> html situs.
example:
<head>
<script async src="//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"</script>
<script>
     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({
          google_ad_client: "ca-pub-4209xxxxxxxx",
          enable_page_level_ads: true
     });
</script>

Kemudian silahkan pasang juga semua unit iklan lainnya tanpa menggunakan javascript external adsense "<script async src="//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"></script>", sehingga terlihat ibarat pola dibawah ini;
<ins class="adsbygoogle"
     style="display:block"
     data-ad-client="ca-pub-42094xxxxxxx"
     data-ad-slot="9872xxxxx"
     data-ad-format="auto"></ins>
<script>
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
</script>
Setelah final silahkan pertinjau situs dan lihat beberapa laman situs untuk memastikan apakah semua iklan yang dipasang tampil (bekerja sepenuhnya). Jika terdapat slot iklan yang tidak muncul meskipun sudah direfresh maka pindahkan aba-aba javascript external adsense ke paling bawah html situs tepatnya diatas epilog body = </body>.

Pertinjau kembali dan silahkan uji kecepatan loading situs web, selain memakai metode diatas masih ada metode lainnya untuk mengurangi beban loading situs yang disebabkan oleh javascript external ads, baik itu javascript external dari adsense maupun ads non-google yang juga memakai javascript external dengan menambahkan javascript internal, tujuannya yakni untuk memanajeri javascript external dari ads (google dan non-google) ibarat yang saya terapkan pada situs ini, berikut selengkapnya;
<script type='text/javascript'>
(function() { var ad = document.createElement('script'); ad.type = 'text/javascript'; ad.async = true; ad.src = 'https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js'; var sc = document.getElementsByTagName('script')[0]; sc.parentNode.insertBefore(ad, sc); })();
</script>
Catatan: Pasang aba-aba diatas kedalam html situs pada area body (antara <body>...dan...</body>).

Dengan menambahkan script internal diatas ebagai manager script external maka akan meringankan kinerja browser untuk memuat semua script external situs, metode ibarat ini sangat efektif untuk mengurangi beban loading iklan sehingga proses pemuatan laman situs menjadi lebih cepat.

Jika kau memakai platform iklan lain selain adsense silahkan ganti link javascript external adsense yang diberi tanda "warna hijau" dengan link javascript external platform iklan anda.

Sebenarnya kedua metode diatas secara prinsip sama saja, namun menurut anlisa saya loading situs sedikit lebih cepat dan speed score bertambah 5 poin bila memakai metode yang kedua "menggunakan manajer javascript external" dibandingkan dengan metode pertama "memasang satu javascript external ads" dibawah area body maupun head. Demikian tutorial dan klarifikasi wacana cara mengurangi beban loading iklan adsense dan iklan non-google. Semoga bermanfaat dan hingga jumpa kembali.

Comments

Popular posts from this blog

Cara Melihat Jumlah Followers Blog Sendiri

Cara Melihat Jumlah Followers Blog Sendiri - Situs blog yang terkenal tentu sudah memiki jumlah followers (pengikut) situs yang cukup banyak, ratusan atau mungkin ribuan followers. Taukah kau followers situs blogger yang gotong royong yaitu followers yang di sanggup dari feedburner atau lebih dikenal dengan istilah Follow by E-mail atau RSS Feed . Pertanyaan nya berapakah jumlah followers atau pengikut situs blog anda ketika ini? Untuk mengetahui nya mari kita simak cara melihat jumlah followers situs blogger yang diperoleh dari feedburner google (widget follow by e-mail) berikut ini; Cara Mengetahui Jumlah Pengikut RSS Feed Pertama Login ke Akun G-mail, kemudian Kunjungi laman Dashboard Feedburner Anda akan diarahkan ke dashboard RSS Feed (Laman kawasan melihat statistik dan jumlah followers situs blog) Seperti yang ditunjukkan pada pola berikut ini. Cara melihat atau mengetahui jumlah followers blog Keterangan : Gambar sebelah kiri mengatakan daftar feedburner s...

Cara Buat Tombol Share Sticky Bottom (Melayang Dibawah)

Cara Membuat Share Button Sticky Bottom Blogger - Akhir-akhir ini berbagai variasi tombol share muncul ke pasaran dunia cyber " website & blog " tentunya, dan yang paling terkenal ialah tombol share sticky bottom dan sidebar . Gaya yang lainnya tombol share drop-down. Pada artikel ini aku akan membahas Cara menciptakan tombol share sticky bottom (melayang di bawah) pada perangkat mobile (Handphone) dan tombol share sticky sidebar "melayang di samping jikalau di lihat melalui PC. Adapun tombol share yang akan kita buat merupakan tombol share (share button) yang ringan "sticky bottom" dengan sedikit script namun sangat responsive pada perangkat seluler. Sehingga tidak memberi efek jelek pada loading situs anda. Langsung saja simak langkah-langkah cara menciptakan tombol share sticky bottom berikut ini. Kunjungi laman penyedia tombol share yaitu www.addthis.com Silahkan login dengan dengan e-mail atau facebook anda untuk masuk ke dashboard add...

Mengenal Input Dan Output Unit Mcb

MCB (Miniature Circuit Breaker) - Assalamualikum para tekhnisi listrik beberapa waktu kemudian ada yang menanyakan " kenapa jumper (incoming) mcb dari bawah kenapa tidak dari atas? " oleh alasannya itu aku akan menjelaskan mengenai input (incoming) mcb dan output (outgoing) mcb . Mungkin masih ada para instalatir listrik yang resah mana input dan yang mana output mcb yang benar. Pada setiap unit mcb umum nya telah di beri petunjuk berupa  simbol mcb & toggle switch dengan tanda  angka 1 sebagai incoming dan angka 2 sebagai outgoing , namun hanya sedikit elektrikal yang membaca symbol mcb tersebut. Padahal symbol pada mcb tersebut merupakan petunjuk cara penggunaan/ pemasangan mcb tersebut. Mungkin anda telah sering melihat rangkaian mcb pada box/ panel listrik dan beberapa rangkaian memakai alat jumper mcb (Busbar) di bab atas mcm dan beberapa rangkaian lain menjumper mcb dari posisi bawah. Sekarang mari kita kenali Input dan Output unit MCB yang sebenarnya. ...