Skip to main content

Cara Mengatur Tinggi Dan Lebar Iklan Responsive Adsense

Cara Mengatur Tinggi dan Lebar Iklan Responsive Adsense Cara Mengatur Tinggi dan Lebar Iklan Responsive Adsense
Cara Mengatur Tinggi dan Lebar Iklan Responsive Adsense
Sebentar lagi publisher adsense gajian.... :). Tutorial kali ini mengenai cara merubah arahan iklan adsense yang sesuai dengan ketentuan google adsense itu sendiri. Bolehkah mengedit arahan iklan adsense? balasan nya boleh asalkan sesuai dengan ketentuan google. Sobat blogger yang sering browsing lewat PC (Komputer) mungkin sudah tidak absurd lagi melihat iklan adsense yang terhampar luas sampai memenuhi laman artikel, dan menyesuaikan sendiri tinggi dan lebar iklan ketika di prangkat mobile. Iklan tersebut bukanlah iklan responsive biasa, melainkan sudah di beri sedikit modifikasi yang tentu nya sesuai dengan ketentuan google (tidak melanggar hukum google).

Kenapa harus men-setting sendiri tinggi dan lebar iklan responsive?

Tujuan menyeting sendiri tinggi dan lebar tampilan iklan yaitu untuk merapikan posisi iklan ketika dilihat melalui PC (Komputer). Sebagai pola posisi iklan yang tidak rapi yaitu pada situs aku ini. Saya meletak kan iklan 336x250 di bawah judul artikel sehingga ketika di lihat melalui komputer, di bab kanan dan kiri iklan terlihat kosong. Dan pada bab tengah artikel aku meletakkan iklan responsive biasa, sehingga jikalau dilihat melalu perangkat komputer iklan tersebut terlihat sangat kecil, padahal akan lebih baik dan rapi jikalau iklan tersebut membentuk lebar penuh sesuai dengan laman dan tinggi iklan mencapai sampai 200 px sapai 250 px.

Bagaimana cara menciptakan iklan lebih Responsive yang sesuai dengan ketentuan Google Adsense?

Tambahkan style atau property @media scren untuk menciptakan tampilan iklan yang lebih responsive dan rapi. Sebagai pola yaitu menyerupai berikut ini.
<style>
.example_responsive_1 { width: 320px; height: 100px; }
@media(min-width: 500px) { .example_responsive_1 { width: 468px; height: 60px; } }
@media(min-width: 800px) { .example_responsive_1 { width: 728px; height: 90px; } }
</style>
<script async src="//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"></script>
<!-- example_responsive_1 -->
<ins class="adsbygoogle example_responsive_1"
     style="display:inline-block"
     data-ad-client="ca-pub-01xxxxxxxxxxxxx9"
     data-ad-slot="8xxxxxx1"></ins>
<script>
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
</script>
Catatan:
  1. Ganti ca-pub-01xxxxxxxxxxxxx9 dengan Id ca-pub anda sendiri dan ganti juga ad-slot yaitu id iklan 8xxxxxx1 dengan id iklan yang ingan anda buat menjadi lebih responsive.
  2. Ganti juga semua, ".example_responsive_1" dengan kalimat anda sendiri, pola nya ".my_adresponsive". Google menyarankan semoga id @media scren (.example_responsive_1) di ganti dengan memakai bahasa inggris.
  3. Ubah juga nilai width: 728px; height: 90px; dengan ukuran yang sesuai dengan lebar laman anda, misal nya menjadi width: 900px; height: 250px; namun kau harus ingat, merubah ukuran tinggi dan lebar harus sesuai juga dengan ukuran-ukuran iklan yang di bolehkan oleh google.
Baca petunjuk google mengenai ukuran tinggi dan lebar iklan yang di bolehkan/dianjurkan oleh google disisni. Ini bertujuan semoga ukuran iklan yang anda butuhkan sesuai juga dengan ukuran pengiklan, alasannya yaitu setiap pengiklan juga memilih sendiri lebar dan tinggi iklan mereka.

Demikian saja klarifikasi aku mengenai cara mengatur/mengubah arahan iklan adsense yang kondusif dan sesuai dengan ketentuan google. kemudian kenapa aku masih memakai iklan yang tidak memakai style @media scren menyerupai itu? pakai juga aku tapi satu unit saja, tentu aku mempunyai alasan sendiri kenapa tidak semua dibentuk responsive, berdasarkan aku iklan yang menyerupai aku terapkan sudah cukup untuk menarik perhatian, kecil dapat memuat terfokus, besar juga dapat menciptakan terfokus, menambahkan style @media scren hanya untuk merapikan tampilan iklan saja.

Comments

Popular posts from this blog

Cara Melihat Jumlah Followers Blog Sendiri

Cara Melihat Jumlah Followers Blog Sendiri - Situs blog yang terkenal tentu sudah memiki jumlah followers (pengikut) situs yang cukup banyak, ratusan atau mungkin ribuan followers. Taukah kau followers situs blogger yang gotong royong yaitu followers yang di sanggup dari feedburner atau lebih dikenal dengan istilah Follow by E-mail atau RSS Feed . Pertanyaan nya berapakah jumlah followers atau pengikut situs blog anda ketika ini? Untuk mengetahui nya mari kita simak cara melihat jumlah followers situs blogger yang diperoleh dari feedburner google (widget follow by e-mail) berikut ini; Cara Mengetahui Jumlah Pengikut RSS Feed Pertama Login ke Akun G-mail, kemudian Kunjungi laman Dashboard Feedburner Anda akan diarahkan ke dashboard RSS Feed (Laman kawasan melihat statistik dan jumlah followers situs blog) Seperti yang ditunjukkan pada pola berikut ini. Cara melihat atau mengetahui jumlah followers blog Keterangan : Gambar sebelah kiri mengatakan daftar feedburner s...

Cara Buat Tombol Share Sticky Bottom (Melayang Dibawah)

Cara Membuat Share Button Sticky Bottom Blogger - Akhir-akhir ini berbagai variasi tombol share muncul ke pasaran dunia cyber " website & blog " tentunya, dan yang paling terkenal ialah tombol share sticky bottom dan sidebar . Gaya yang lainnya tombol share drop-down. Pada artikel ini aku akan membahas Cara menciptakan tombol share sticky bottom (melayang di bawah) pada perangkat mobile (Handphone) dan tombol share sticky sidebar "melayang di samping jikalau di lihat melalui PC. Adapun tombol share yang akan kita buat merupakan tombol share (share button) yang ringan "sticky bottom" dengan sedikit script namun sangat responsive pada perangkat seluler. Sehingga tidak memberi efek jelek pada loading situs anda. Langsung saja simak langkah-langkah cara menciptakan tombol share sticky bottom berikut ini. Kunjungi laman penyedia tombol share yaitu www.addthis.com Silahkan login dengan dengan e-mail atau facebook anda untuk masuk ke dashboard add...

Mengenal Input Dan Output Unit Mcb

MCB (Miniature Circuit Breaker) - Assalamualikum para tekhnisi listrik beberapa waktu kemudian ada yang menanyakan " kenapa jumper (incoming) mcb dari bawah kenapa tidak dari atas? " oleh alasannya itu aku akan menjelaskan mengenai input (incoming) mcb dan output (outgoing) mcb . Mungkin masih ada para instalatir listrik yang resah mana input dan yang mana output mcb yang benar. Pada setiap unit mcb umum nya telah di beri petunjuk berupa  simbol mcb & toggle switch dengan tanda  angka 1 sebagai incoming dan angka 2 sebagai outgoing , namun hanya sedikit elektrikal yang membaca symbol mcb tersebut. Padahal symbol pada mcb tersebut merupakan petunjuk cara penggunaan/ pemasangan mcb tersebut. Mungkin anda telah sering melihat rangkaian mcb pada box/ panel listrik dan beberapa rangkaian memakai alat jumper mcb (Busbar) di bab atas mcm dan beberapa rangkaian lain menjumper mcb dari posisi bawah. Sekarang mari kita kenali Input dan Output unit MCB yang sebenarnya. ...